escoret.net

EsCoret

February 19, 2010

Sex and the coffee..!!

kopi sex

Kenapa belanda bela-belain jauh2 njajah negera indonesia kalo bukan soal rempah2 dan kopinya. Ya,kopi di indonesiaadalah kopi yg ternikmat yg pernah ada didunia ini. Banyak jenis-jenis kopi yg ada dan di hasilkan oleh tanah indonesia yg akhirnya bisa di nikmati di tanah barat.
Kopi luwak,kopi lampung,kopi papua atau kopi tubruk,adalah beberapa jenis kopi yg ada dan tumbuh di kolong langit namanya indonesia.
Nah,ternyata di balik penikmat kopi itu ada sifat2nya.
Mau tehe ?
Kopi bukan hanya sebuah biji yg mempunyai kadar kaffein,tapi lebih dari itu. Di balik penyuka kopi,ternyata itu mewakili apa dan bagimana prilaku seseorang. Atau bisa juga kopi juga jadi parameter orang yg kreatif dalam urusan sex ! suka kopi,pasti suka sex ! suka beli atau jajan kopi,berati suka jajan anu…
Berikut tipe di balik kopi.

kopi esek-esek
Kopi Black Coffe: Tipe orang ini cukup monoton,dalam urusan ranjang juga sangat kurang suka dengan posisi-posisi make love yg ekstrim. Biasanya orang tipe ini,cuman punya dua gaya make love,kalo ga model “doggy ya model woman on the top”. Jarang sekali penyuka kopi ini punya gaya2 baru untuk melengkapi gaya bercinta. Tapi,penyuka kopi hitam cukup tahan banting dalam urusan ranjang,mungkin suka dengan rasa pait. Baginya,mium kopi  hitam pekat sudah seperti minum air mineral meskipun pahit tanpa gula. Maka tak jarang penyuka kopi hitam hidupnya sedikit banyak tantangan.

kopi esek-esek
Kopi latte : Orangnya sangat perlente,suka sekali menyenangkan orang lain dan sebaliknya. Maka tak jarang penyuka kopi latte adalah tipe yg suka jika pasangan make love-nya  senang dan puas. Tak jarang dia sendiri malah seperti mesin sex[wah,kayak apa ya bentuknya]. Beda dengan penyuka kopi hitam,tipe penyuka kopi latte cenderung kreatif dan mencoba2 cara make love. Misal yg sangat ekstrim,make love di lift rumah sakit atau make love di TPS [red-tempat pembuangan sampah]. Ide2 kreatif dari penyuka kopi latte bisa di lihat dari cara dia meramu kopi hingga enak diminum.

kopi instan esek
Kopi instan : pernah denger slogan ini “ cinta itu hanya tai kebo,manusia itu saking sempurnanya ber-revolusi hingga mencipta ilusi sebesar cinta..dan cinta-cintaan itu kan ujung-ujungnya sex! Jadi kenapa nggak langsung ke ujungnya saja !  Kira2 seperti itulah penyuka kopi instan. Soal sex juga tidak jauh-jauh,dia mau langsung dan tidak percaya proses pacaran! Sebab pacaran itu hanya buang2 pulsa dan buang2 bendwith. Dan biasanya tipe suka kopi instan adalah orang yg sangat kreatif,ulet dan biasanya ganteng kalo buat pria dan akan cantik bila dia wanita.

kopi

Kopi gratisan : ada seorang temen inisial [L-O-W-O- Bukan nama asli]. Suka banget traveling keliling indonesia,tak jarang dia bawa kopi. Nah,biasanya temen-temeny sudah menodong minta kopi gratisan ! “wo…jangan lupa bawa kopi ya…oleh-oleh”..Yah,penyuka kopi gratis memang bukan penyakit turunan atau penyakit menular. Tapi,ini semacam wabah yg musti dibasmi ramai-ramai. Sama juga dengan urusan sex,penyuka kopi gratis juga maunya make love gratis! Lha wong kopi aja minta gratis,hamosok make love yo gratis ! tipe2 orang ini,akan masuk neraka di barisan utama.[maap,terpaksa bawa2 neraka biar pada takut,klotohpun ndak takut..terlalu.]

Tidak suka kopi : Maap…sekali lagi maap,kalo anda punya kelamin,pasti suka sex..!! tapi,kalo punya kelamin ga suka kopi,wah itu musti dicek ke tukang tambal ban anu anda itu! Takut minum kopi sama dengan takut akan hidup. Jika rasa kopi membuat Anda takut, maka Anda benar-benar seorang yang kekanak-kanakan, dan inilah saatnya untuk bergabung dengan dunia yang terus tumbuh!

Pelangi itu indah jika banyak warna,juga kalo anda suka kopi pasti hidup ini pernuh warna
Bener ndak..???

Salam
Pepeng
eScoret

38 Comments »

  1. saya tidak suka kopi tapi suka S*x

    *ehhhh

    Comment by Maslie — February 19, 2010 @ 2:15 pm

  2. ternyata kopi gratisan ikut masuk kategori…ya sudah lah ra sah komeng lebih jawuh wkwkwkwkwkwk…

    Comment by oon — February 19, 2010 @ 2:22 pm

  3. Weh…
    Ngopi ning mbolali sing enak ning endi?

    Comment by OdyDasa — February 19, 2010 @ 3:35 pm

  4. lha kalo org yg seneng minum kopi joss masuk kategori mana dong, om???

    Comment by yogie — February 19, 2010 @ 3:44 pm

  5. lah.. parah!!!!
    *minum kopi hitam*

    Comment by waterbomm — February 19, 2010 @ 3:54 pm

  6. saya minum kopi itu jarang2, palingan kalau pas kumpul2. laberarti apa saya juga doyan pesta sex :D
    anjrit

    Comment by geblek — February 19, 2010 @ 4:05 pm

  7. haha.. biasa aja. kalo saya suka cappucinno. tipikal gimana tuh? :D

    Comment by morishige — February 19, 2010 @ 4:06 pm

  8. (mmm)
    nyam-nyuam dech
    bhwahaha

    Comment by ciwir — February 19, 2010 @ 5:16 pm

  9. ah, kamu penganalis kopi kacangan. kopi kesukaan saya ga ada. saya suka chai coffee om.

    Comment by titut — February 19, 2010 @ 8:32 pm

  10. Hahahahaa ini mah bisa-2an aja nihhh..

    Comment by zee — February 19, 2010 @ 9:54 pm

  11. wah,kalo kopimix, masuk kategori apa nih Om…hehehe

    *sehari minimal tiga gelas kopi - wajib hukumnya*
    -salam-

    Comment by Gombal's — February 20, 2010 @ 10:09 am

  12. di warkop2 daerah surabaya dan gresik terkenal dengan kopi joss. kopi ini bukan ala kopi joss solo, yang kopinya disajikan dengan mencemplungkan arang membara. tapi kopi sing dicampur obat kuat..tujuannya biar ga ngantuk, alias kuat melek

    wah dadi pengen nge sex neh eh ngupi neh…
    *mlayu nang dapur*

    Comment by nothing — February 20, 2010 @ 11:42 am

  13. aku lebih seneng kopi susu..
    ah tapi ga diulas di sini…

    Comment by mursid — February 20, 2010 @ 6:58 pm

  14. ternyata memang sex itu nikmat

    Comment by phery — February 21, 2010 @ 3:14 am

  15. analisa ngawurrrrr……

    Comment by Latree — February 21, 2010 @ 4:51 am

  16. Hahaha.. ini mah justifikasi dari orang yg suka kopi aja.. kalo orang suka teh juga bisa ngomong yg sama cuma objeknya diganti teh aja.. haha.. :D

    Comment by titiw — February 22, 2010 @ 4:31 pm

  17. saya buka pencandu kopi, tapi saya suka aroma dan minum :D hehehe

    Comment by aRuL — February 23, 2010 @ 3:58 pm

  18. sak karepmu lah Peng!! :P

    Comment by evi — February 24, 2010 @ 8:58 am

  19. Mantap ulasanmu tentang “filosofi kopi” ini..
    malah kalo dari pemilihan gambar penunjang
    lebih ok dari Dewi “dee” Lestari…:) Gambar biji kopimu itu lho mas…..!

    Salam

    Comment by musafir — February 24, 2010 @ 7:40 pm

  20. tergantung orang yang bikinnya…

    Comment by Wempi — February 25, 2010 @ 11:39 am

  21. ngomong persoalan kopi,maka tidak lepas dari persoalan pasangan hidup,yup tiap malam ditemani ma kopi jelajah didunia maya,pagi sejak bangun tidur dan siang saat ngumpul ma teman kampus tentunya…persoalannya kapan waktu ngseksnya??
    hahahaha

    Comment by conan rantasa — February 26, 2010 @ 8:18 pm

  22. lagi-lagi analisa ngawur dari eskopret

    Comment by oelpha — March 2, 2010 @ 4:24 pm

  23. tumben entuk peran apik… hahahahah

    Comment by lowo — March 3, 2010 @ 11:24 am

  24. wahahahah.. haduuh.. saya termasuk yang mana yaa.. :p

    Comment by ridu — March 4, 2010 @ 11:14 am

  25. aku lagi mengurangi kopi, tapi soal itu, :)

    Comment by pelintas batas — March 5, 2010 @ 4:49 am

  26. mosok se????

    aku kalo ngopi sekarang suka pusing, tapi kalo soal sex kayaknya nda deh…….

    Comment by alief — March 5, 2010 @ 4:53 am

  27. ra percoyo aku karo penjelasanmu peng

    Comment by kian — March 5, 2010 @ 6:08 pm

  28. Kalo sukanya kopi susu gimana peng? Apa artinya sukanya ngesex sama yang toketnya gede? :D
    *disepak*

    Comment by jensen99 — March 7, 2010 @ 9:25 am

  29. ra mutu..
    tapi aku tetep seneng kopi

    Comment by annosmile — March 9, 2010 @ 9:20 am

  30. kok….kiykodnya GULE………….

    belum minum kopi kalo belum nyoba KOPI LANDOH……

    Comment by j — March 9, 2010 @ 3:37 pm

  31. analisa abal-abal!!

    Comment by okky — March 10, 2010 @ 11:35 am

  32. surveynya macam mana yah kok bisa dapat info kayak gitu….geleng-geleng heran….

    Comment by gunturgeni — March 10, 2010 @ 12:40 pm

  33. ada2 aja analoginya. menurut ane sih, kopi yg gak berampas itu lebih ringan daripada yg berampas. lebih seger dengan susu, daripada hitam mutlak. yah, terserah aja, tapi soal sex, kayaknya beda deh.

    Comment by hanif IM — March 10, 2010 @ 1:05 pm

  34. Betul.., tapi kalo saya semua jenis kopi suka trus karakter sexualnya seperti apa :D

    Comment by neorenggana — March 13, 2010 @ 9:55 pm

  35. aku seneng kopi tapi jarang ngopi :)
    tapi utk itu… rajin…
    hohoho :P

    Comment by thuns — March 15, 2010 @ 12:55 am

  36. aku suka coffee latte n cappucino, frappucino juga ding… (brarti maruk dong ya..haha)…

    *asem, key code-ku kopril..hahaha

    Comment by aisah — April 3, 2010 @ 11:27 am

  37. kalo senengnya cappuccino gimana?

    eh, cappuccino bukan kopi deng.. :P

    Comment by Billy Koesoemadinata — April 6, 2010 @ 12:55 pm

  38. wah… kalo kopi jahe apa dong ya.. belum ada :P ah.. apa pun kata bung pepeng, saya akan tetap minum kopi.. lha gimana, itu demenan saya..

    Comment by mpokb — April 9, 2010 @ 4:57 pm

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

mojosongo

Credit

© 2006 Escoret.Net
Powered by WordPress
Design by Web Developer
Hosting : Foxilab Studio